Selasa, 31 Maret 2009

TEKNOLOGI DAN KESEHATAN

TELEMEDIKA

Secara umum, telemedika sebagai salah satu ruang lingkup teknik biomedika, diartikan sebagai: aplikasi elektronika, komputer dan telekomunikasi dalam teknik biomedika, untuk melakukan pertukaran informasi kedokteran dari satu tempat ke tempat lain, guna membantu pelaksanaan prosedur kedokteran. Adapun tujuan telemedika adalah guna meningkatkan kualitas hidup manusia, melalui peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat dan pendidikan.



Untuk menurunkan angka kematian ibu, bayi & balita, telah diusulkan dan dilakukan berbagai usaha oleh banyak instansi/lembaga dan/atau kelompok, terutama di bawah koordinasi departemen kesehatan. Kelompok Teknik Biomedika telah sejak sekitar tahun 1997 memfokuskan pada penelitian dalam sistem telemedika (ICT-based Telemedicine System). Penggunaan sistem telemedika berbasis teknologi komunikasi & informasi dalam pelayanan kesehatan masyarakat, yang dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan, diharapkan secara bertahap dapat menurunkan angka kematian ibu, bayi & balita di
Indonesia.
Ide pengembangan sistem telemedika di Program Teknik Biomedika ITB timbul dari adanya masalah dalam pelayanan kesehatan masyarakat, serta telah tersedianya berbagai perangkat keras & perangkat lunak komputer (PC), infrastruktur telekomunikasi, perkembangan teknologi & fasilitas internet di Indonesia. Diperlukan waktu sekitar tiga tahun untuk mengembangkan dan memasyarakatkan ide tersebut, sebelum akhirnya mulai dicoba di sejumlah puskesmas, rumahsakit, serta DKK Bandung.

1. SISTEM TELEMEDIKA & APLIKASI

1.1. Pengertian Telemedika

Telemedika merupakan aplikasi teknologi elektronika, komputer dan telekomunikasi dalam teknik biomedika, untuk melakukan pertukaran informasi kedokteran dari satu tempat ke tempat lain, guna membantu pelaksanaan prosedur kedokteran, dengan
tujuan meningkatkan kualitas hidup manusia melalui peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat. Dengan demikian, dalam sistem telemedika selalu dilakukan pemrosesan informasi kedokteran dan pengiriman & penerimaan informasi kedokteran, serta hasilnya harus menunjang pelaksanaan prosedur kedokteran.
Beberapa jenis informasi kedokteran: teks alfanumerik, sinyal fisiologi, citra kedokteran (statik & dinamik), bunyi & suara, serta kombinasi dari
informasi tersebut.
Prosedur kedokteran terdiri atas beberapa tahap, termasuk: pengumpulan data pasien, analisis data, menegakkan diagnosa, memberikan terapi, evaluasi dan tindak lanjut. Dengan demikian, pelaksanaan dan/atau aplikasi sistem telemedika selalu
mengharapkan dapat meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat.

1.2. Bagian-bagian Sistem Telemedika

Suatu sistem telemedika secara umum terdiri atas bagian-bagian sebagai berikut:
• Sejumlah Unit (Medical stations) berbasis komputer (PC) atau mikrokontroller
• Infrastruktur telekomunikasi yang tersedia (baik khusus/dedicated maupun berupa jaringan publik)-Sejumlah Modul perangkat lunak telemedika
• Sejumlah Modul perangkat keras telemedika
• Sejumlah alat kedokteran/kesehatan dan/atau alat tambahan lainnya
• SDM (personil pelayanan kesehatan/operator dan teknik).
Bagian-bagian tersebut dapat berupa peralatan yang telah tersedia secara komersial (yang relatif sangat mahal).


Infrastruktur telekomunikasi yang dipergunakan, dapat berupa jaringan khusus (dedicated, leased line) atau jaringan publik, serta dapat berupa:
• Jaringan telepon (PSTN)
• Jaringan telepon bergerak (mobile phone: GSM & CDMA)
• Jaringan telepon satelit
• Jaringan telekomunikasi radio, terestrial, satelit
• Jaringan internet (dengan berbagai metoda akses)
• Kombinasi dari jenis-jenis jaringan tersebut.
Penggunaan jaringan internet akan dapat membuka wawasan & jenis aplikasi baru, mengingat perkembangan teknologi internet & aplikasinya yang sangat pesat akhir-akhir ini.
Untuk keperluan pelayanan kesehatan masyarakat di Indonesia, akan lebih tepat bila dilakukan pengembangan sistem telemedika secara mandiri. Pengembangan sistem telemedika berbasis teknologi informasi & komunikasi (ICT) dapat dan lebih baik
kita kembangkan sendiri.

1.3. Aplikasi Dasar Sistem Telemedika

Ada banyak jenis aplikasi dasar yang dapat diperoleh dengan sistem telemedika berbasis teknologi informasi & komunikasi (ICT), antara lain:
• Pencatatan dan Pelaporan data pasien
• Basis Data dan Evaluasi pelayanan kesehatan
• Pencatatan dan Pelaporan data obat
• Tele-koordinasi
• Tele-konsultasi sederhana
Pendidikan jarak jauh (bagi masyarakat dan bagi petugas kesehatan)
Dari aplikasi dasar tersebut dapat dikembangkan (diturunkan) pula menjadi sejumlah aplikasi lanjut

2. PENGEMBANGAN SISTEM TELEMEDIKA

Untuk bidang pelayanan kesehatan masyarakat, kelompok penelitian Teknik Biomedika ITB telah melakukan pengembangan sistem telemedika berdasar suatu keperluan nyata dalam pelayanan kesehatan di DKK Bandung dan sejumlah puskesmas dalam ruang-lingkupnya. Selain itu, pengembangan telah dilakukan berdasarkan infrastruktur
telekomunikasi yang tersedia di Bandung.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar